Subscribe Us

Prabowo atau Jokowi, Inilah Pemenang Polling Pilpres 2019 Koran-Medan

 

 KORAN-MEDAN.com-Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah resmi mendaftar sebagai Capres-Cawapres di Komisi Pemiihan Umum (KPU) untuk Pilres 2019 mendatang.

Jokowi-Ma'arif Amin didukung PDI-Perjuangan, Golkar, PKB, Nasdem, PPP, Hanura, Perindo, PSI, dan PKPI, sedangkan Pasangan calon Prabowo-Sandiaga Uno diusung oleh empat parpol, yakni Gerindra, PKS, PAN dan Demokrat.

KORAN-MEDAN melakukan polling Pilpres Tahun 2019 di media sosialnya, yaitu di Facebook dan Twitter.
 
Polling akan berlangsung seminggu, dan sudah dimulai sejak Sabtu (11/8/2018) lalu dan sudah berakhir pada Sabtu (18/8/2018) malam.

Dari hasil keseluruhan polling, masing-masing pasangan memiliki keunggulan masing-masing.

Pasangan Prabowo-Sandiaga unggul di polling Facebook dan pasangan Jokowi-Ma'rif Amin, unggul di polling Twitter .

Untuk polling Twitter Jokowi-Ma'arif Amin memproleh 67 persen vote, dan Prabowo-Sandi mendapat 32 persen vote, dan satu persen belum menuntukan pilihan, adapun yang memberikan pilihan sebanyak 5.438 voters.

Sementara untuk polling Facebook, Jokowi-Ma'arif Amin mendapat 39 persen vote dan Prabowo-Sandi mendapat 61 persen vote dari 2.600 voters.

Polling diselenggarakan berdasarkan media sosial, dan hasilnya tidak mencerminkan opini pemilih pada Pilpres 2019.

Dalam pelaksanaan polling, Koran-Medan penentuan nomor urut didasarkan pendaftar pertama ke KPU RI pada (20/8/2018).

Dalam polling Twitter ada tiga pilihan yang diberikan, yaitu pilihan pertama pasangan Jokowi dan Ma'ruf Amin, pilihan kedua pasangan Prabowo dan Sandiaga, dan pilihan ketiga belum menentukan pilihan.

Sedangkan untuk poling Facebook, hanya ada dua pilihan, yaitu pilihan pertama pasangan Jokowi dan Ma'ruf Amin, pilihan kedua pasangan Prabowo dan Sandiaga.

Dalam polling ini setiap akun hanya boleh memilih satu pilihan yang disediakan dalam polling akun media sosial.

Jokowi-Ma'rif Amin Koalisi Indonesia Kerja
 

Sembilan partai politik pendukung Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2019, menamai koalisinya dengan sebutan Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Jenderal PKPI Verry Surya Hendrawan melalui pesan singkat kepada wartawan, Jakarta,(20/8/2018).

"Namanya Koalisi Indonesia Kerja, KIK," ujar Verry.

Keputusan nama KIK, kata Verry, sudah disepakati oleh partai pendukung Jokowi dan merupakan kelanjutan dari kontestasi Pilpres 2014 dengan Koalisi Indonesia Hebat? (KIH).

"Ini berfokus hanya kepada kerja, kerja, kerja, demi kemakmuran dan kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia," ucap Verry.

Dalam kontestasi Pilpres 2019, Jokowi telah didukung oleh sembilan partai politik, yaitu PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem, PKB, PPP, PSI, PKPI, Perindo, dan Hanura.

Struktur tim pemenangan pasangan bakal capres dan cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagian sudah diisi nama-nama dari partai pengusung pendukung, khususnya di posisi direktur.

Hal itu dibenarkan oleh Sekjen PPP Arsul Sani saat ditemui di media center tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf, Menteng, Jakarta, Sabtu (18/8/2018).

Ada 11 direktorat yang dipimpin oleh masing-masing perwakilan partai pengusung dan pendukung Jokowi-Ma'ruf. 

"Nama-nama itu sementara sudah disetujui sama partai-partainya. Tapi bisa berubah jika nanti partai merubah," ucap Arsul.

Sementara itu, Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto menambahkan, nantinya struktur tim pemenangan akan berisi 112 orang.

"Ya kita masih cek, ada angka-angka yang relatif baik, jadi ternyata begitu dijumlah itu jumlahnya 112. Tetapi ini kan masih harus dikonsultasikan dengan pasangan calon," lanjut Hasto.

Berikut nama-nama 11 direktur di tim kampanye nasional Jokowi-Ma'ruf.
1. Direktur Perencanaan - Ario Bimo (PDIP)
2. Direktur Konten - Agus Sari (PSI)
3. Direktur Komunikasi Politik - Saur Hutabarat (NasDem)
4. Direktur Media dan Sosmed - Yadi Hendriyana (Perindo)
5. Direktur Kampanye - Beni Ramdani (Hanura)
6. Direktur Pemilih Muda - Adi Kusuma (PKPI)
7. Direktur Penggalangan dan Jaringan - Hajriyanto Thohari (Golkar)
8. Direktur Logistik dan APKB - Marsma TNI (Purn)Usro Harahap (Golkar)
9. Direktur Hukum dan Advokasi - Irfan Pulungan (PPP)
10. Direktur Saksi - Arif Wibowo (PDIP)
11. Direktur Relawan - Marwan Jafar (PKB)

Empat partai politik (parpol) sepakat membangun koalisi untuk mengusung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam Pemilu 2019.

Namun koalisi dari Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Partai Demokrat itu belum bernama.

"Belum ada. Nanti kita sama-sama duduk bareng-bareng dengan partai koalisi (untuk menentukan nama koalisi)," ujar Waketum Gerindra Fadli Zon di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (20/8/2018).

Meski demikian, kata Fadli, sudah ada beberapa nama yang direkomendasikan yakni Koalisi Indonesia Sejahtera dan Koalisi Indonesia Bangkit. Namun, hal itu masih harus dibicarakan dengan parpol koalisi lainnya.

"Ada juga ide Koalisi Indonesia Bangkit nanti kita putuskan sama-sama dengan (koalisi) karena kita belum sempat untuk memutuskan ini," katanya.

"Atau nama lain gitu ya. Bersama-sama nanti dengan partai-partai koalisi kita untuk menentukan namanya sehingga memudahkan," imbuh Wakil Ketua DPR RI itu.

Untuk diketahui, koalisi Joko Widodo (Jokowi) telah lebih dulu menentukan nama koalisinya. Koalisi yang diisi oleh PDIP, Golkar, PKB, PPP, NasDem, Hanura, Perindo, PSI, dan PKPI itu adalah Koalisi Indonesia Kerja.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional ( PAN) Mulfachri Harahap membantah sudah ada struktur tim sukses resmi untuk pasangan bakal capres dan cawapres Prabowo Subianto- Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Hal itu disampaikan Mulfachri menanggapi gambar struktur tim sukses Prabowo-Sandiaga yang muncul di status WhatsApp Sekjen PAN Eddy Soeparno, Kamis (16/8/2018).

"Enggak, belum. Itu baru rencana," kata Mulfachri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Ia menyatakan pembentukan struktur tim pemenangan Prabowo-Sandiaga belum selesai dan masih terus dibahas.

Mulfachri mengatakan dalam waktu dekat struktur tim pemenangan Prabowo-Sandiaga akan segera diumumkan ke publik.

"Saya kira dalam waktu dekat. Ya, Insya Allah dalam waktu dekat," kata Mulfachri lagi.

Sebelumnya beredar gambar struktur tim sukses Prabowo-Sandiaga di status WhatsApp Sekjen PAN Eddy Soeparno.

Dalam gambar tersebut, struktur itu dipimpin oleh Ketua Dewan Pembina. Di bawahnya baru dipimpin Ketua Dewan Penasehat, Pengarah, dan Pakar.

Ketiga dewan itu membawahi ketua tim kampanye, empat wakil ketua tim kampanye, konsultan politik, dan juru bicara.

Di bawahnya lagi, terdapat delapan direktorat yang dibawahi yakni direktorat galangan serta relawan, logistik, hukum, kampanye, informasi serta teknologi, komunikasi serta media, saksi, dan kebijakan serta program.

Posting Komentar

0 Komentar