Medan-koran.com - Hanya bermodalkan seragam doreng khas Tentara Nasional Indonesia (TNI), Darwanto (21) menipu seorang wanita kenalan di Facebook.
Darwanto memanfaatkan hal itu untuk berkali-kali meminjam uang dengan alasan untuk membeli bensin karena gaji bulanannya belum keluar.
Darwanto memanfaatkan hal itu untuk berkali-kali meminjam uang dengan alasan untuk membeli bensin karena gaji bulanannya belum keluar.
Darwanto juga mengaku menjadi petugas di Pomal Lantamal AL Surabaya.
Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Rety Husin menjelaskan, seragam TNI AL yang dikenakan Darwanto diperolehnya dari rekannya.
Berdasarkan keterangan Darwanto saat penyidikan, seragam loreng itu, lanjut Retty merupakan milik kakak sepupu rekannya yang kerap disalahgunakan.
"Sebenarnya sejak kecil saya punya cita-cita jadi tentara, tapi tidak keturutan," ucap Darwanto sembari menunduk.
Rety mengimbuhkan, kedok TNI gadungan itu terbongkar usai korbannya, yakni AN, mencari Darwanto dan meminta pertanggungjawaban.
"Saat itu korbannya (AN) langsung mendatangi Pomal Lantamal AL untuk menanyakan kabar tersangka yang tiba-tiba hilang," ujar Retty.
Sayangnya, ketika dicari, ternyata korban baru sadar bila Darwanto bukanlah anggota TNI AL seperti yang didambakannya.
Darwanto dapat ditangkap ketika berada di area Stasiun Gubeng Surabaya.
Personel Satreskrim Polrestabes Surabaya lantas menyita seragam dan atribut TNI AL lengkap dengan pangkat Serma yang Darwanto bawa.
Adapula, tangkapan layar percakapan tersangka dengan korban via Whatsaap dan bukti tranfer senilai Rp350.000,00 dari korban kepada Darwanto juga menjadi barang bukti yang disita dari tangan Darwanto.





0 Komentar