Medan-Koran.com – Polisi akhirnya mengungkap kasus pembunuhan jasad yang ditemukan di perladangan Dusun I, Desa Sibolangit, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang, kamis (20/9/2018) lalu.
Korban yang diketahui bernama Muhammad Yusuf (34), adalah guru Sekolah Dasar (SD) asal Stabat, ternyata dibunuh istrinya sendiri, Chory Kumulia Dewi alias Chory alias Dewi (25) warga Dusun 11, Desa Ara Condong, Kecamatan Stabat.
BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO
Dewi akhirnya mengatakan melakukan pembunuhan itu dia rencanakan bersama Teman Tapi Mesranya yang diakui dia sebagai abang angkatnya.
Personel Sat Reskrim Polrestabes Medan yang melakukan penyelidikan meringkus wanita itu, kamis (20/9/2018) sekira pukul 14.00 Wib Kapolrestabes Medan.
Kombes Pol Dadang Hartanto kepada wartawan, Rabu (19/9/2018) sore menjelaskan, motif wanita itu membunuh suaminya gara-gara kesal karena tiap bulan hanya dikasih uang belanja Rp100 hingga Rp200 Ribu.
“Si korban dianggap tidak memperhatikan istrinya, memberikan uang belanja seratus hingga dua ratus ribu [rupiah]. Si pelaku ini istrinya (kesal) minta cerai tapi tidak ditanggapi,” ujar Dadang didampingi Kasat Reskrim, AKBP Putu Yudha Prawira.
Kesal karena menganggap suaminya kikir, Dewi akhirnya menyimpan dendam. Masih dikatakan Dadang, Dewi yang tak tahan dengan sikap suaminya itu, meluapkan perasaannya kepada seorang teman prianya berinisial GW.
Tapi, alih-alih memberikan jalan keluar bijak atas persoalan rumahtangga perempuan tersebut, GW yang diduga memiliki hubungan istimewa dengan Dewi, malah mengusulkan satu rencana jahat agar Dewi menghabisi nyawa suaminya itu.
Gayung bersambut. Rencana itu disetujui Dewi. Selasa (4/9/2018) keduanya mulai menyusun rencana pembunuhan terhadap Muhammad Yusuf. Modusnya, mengajak suami Dewi itu pergi ke luar kota dan kemudian dihabisi di perjalanan.
“Jadi modusnya tersangka mengajak korban untuk menghadiri pesta pernikahan ke Aceh,” kata Kombes Dadang. Setelah disepakati waktu yang sudah ditentukan, Kamis (13/9) malam pasutri ini berangkat ke Aceh, dengan merental mobil.
Untuk merealisasi rencana jahat itu, GW sengaja menjadi sopir mobil rental tersebut.
Rencana itu pun berjalan mulus, karena Yusuf sama sekali tidak merasa curiga bahwa perjalanan tersebut hanya akal-akalan sang istri untuk mengirimnya ke alam baka.
Di perbatasan Medan-Aceh, saat Yusuf tertidur pulas, GW secara perlahan menepikan mobil dan langsung mencekiknya hingga tewas. “Jenazahnya dibuang di kawasan Sibolangit, dan ditemukan pada kamis (20/9/2018),”
Korban yang diketahui bernama Muhammad Yusuf (34), adalah guru Sekolah Dasar (SD) asal Stabat, ternyata dibunuh istrinya sendiri, Chory Kumulia Dewi alias Chory alias Dewi (25) warga Dusun 11, Desa Ara Condong, Kecamatan Stabat.
BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO
Dewi akhirnya mengatakan melakukan pembunuhan itu dia rencanakan bersama Teman Tapi Mesranya yang diakui dia sebagai abang angkatnya.
Personel Sat Reskrim Polrestabes Medan yang melakukan penyelidikan meringkus wanita itu, kamis (20/9/2018) sekira pukul 14.00 Wib Kapolrestabes Medan.
Kombes Pol Dadang Hartanto kepada wartawan, Rabu (19/9/2018) sore menjelaskan, motif wanita itu membunuh suaminya gara-gara kesal karena tiap bulan hanya dikasih uang belanja Rp100 hingga Rp200 Ribu.
“Si korban dianggap tidak memperhatikan istrinya, memberikan uang belanja seratus hingga dua ratus ribu [rupiah]. Si pelaku ini istrinya (kesal) minta cerai tapi tidak ditanggapi,” ujar Dadang didampingi Kasat Reskrim, AKBP Putu Yudha Prawira.
Kesal karena menganggap suaminya kikir, Dewi akhirnya menyimpan dendam. Masih dikatakan Dadang, Dewi yang tak tahan dengan sikap suaminya itu, meluapkan perasaannya kepada seorang teman prianya berinisial GW.
Tapi, alih-alih memberikan jalan keluar bijak atas persoalan rumahtangga perempuan tersebut, GW yang diduga memiliki hubungan istimewa dengan Dewi, malah mengusulkan satu rencana jahat agar Dewi menghabisi nyawa suaminya itu.
Gayung bersambut. Rencana itu disetujui Dewi. Selasa (4/9/2018) keduanya mulai menyusun rencana pembunuhan terhadap Muhammad Yusuf. Modusnya, mengajak suami Dewi itu pergi ke luar kota dan kemudian dihabisi di perjalanan.
“Jadi modusnya tersangka mengajak korban untuk menghadiri pesta pernikahan ke Aceh,” kata Kombes Dadang. Setelah disepakati waktu yang sudah ditentukan, Kamis (13/9) malam pasutri ini berangkat ke Aceh, dengan merental mobil.
Untuk merealisasi rencana jahat itu, GW sengaja menjadi sopir mobil rental tersebut.
Rencana itu pun berjalan mulus, karena Yusuf sama sekali tidak merasa curiga bahwa perjalanan tersebut hanya akal-akalan sang istri untuk mengirimnya ke alam baka.
Di perbatasan Medan-Aceh, saat Yusuf tertidur pulas, GW secara perlahan menepikan mobil dan langsung mencekiknya hingga tewas. “Jenazahnya dibuang di kawasan Sibolangit, dan ditemukan pada kamis (20/9/2018),”





0 Komentar