
BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut, Zonny Waldi mengatakan, masuknya bawang putih impor ini untuk mengatasi lonjakan harga yang terjadi saat bulan Ramadan. Ia mengatakan,
"Sebagaimana kita ketahui, setiap tahun itu apalagi dibilang ramadan harga-harga bahan pangan pasti mengalami kenaikan ya," kata Zonny Waldi, saat meninjau langsung kontainer berisikan Bawak putih tersebut.
Ia mengatakan, saat ini bawang putih mengalami kenaikan harga yang sangat signifikan. Akan tetapi dengan ada impor bawang putih ini, dirinya berharap harga di pasaran tidak mengalami kenaikan tinggi.
"Tahun ini ada kenaikan yang mencolok terutama di komoditas bawang putih. Pada kemarin itu, untuk bawang putih harga bawang putih sekitar 9 -100 ribu per kilo, sudah sangat fantastis sekali kenaikan ini," jelasnya.
Zonny Waldi mengatakan, 29 ton bawang putih impor itu akan disuplai kepada para pedagang dengan melakukan operasi pasar.
Mantan Asisten Gubernur Sumut ini juga mengatakan, bawang putih tersebut akan dijual kepada para pedagang dengan harga Rp 28 ribu perkilonya. Setiap pasar ada 10 pedagang yang membeli bawang putih tersebut kepada pemerintah.
"Kami harapkan dengan masuknya bawang putih ini penjualan di pasar itu tidak lebih dari 30 ribu perkilo untuk bawang putih," katanya.
Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Belawan, Bambang Haryanto mengatakan, puluhan ton bawang putih tersebut sudah diperiksa keadaan dan kondisinya. Ia mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan bawang putih tersebut siap diperdagangkan kepada masyarakat Kota Medan.
"Kami meninjau kelapangan untuk memastikan bahwa rencana operasi bawang putih besok yang akan dilaksanakan benar telah ada barangnya telah siap,




0 Komentar