Subscribe Us

Bika Padang Makan Khas Warga Minang di Medan yang Dipanggang Pakai Sabut Kelapa



MedanKoran Bika Padang Makan Khas Warga Minang di Medan yang Dipanggang Pakai Sabut Kelapa

BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO

TRIBUN-MEDAN.com-Bagi kebanyakan masyarakat tentu ketika mengingat kata Bika, maka terbayang dengan panganan dan juga oleh-oleh terkenal asal Medan, Bika Ambon.

Ternyata di antara masyarakat Minang, ada kue yang menggandeng kata Bika juga yaitu Bika Padang.

Di Medan, Bika Padang sering juga disebut Bika Panggang atau Bika Bakar, karena pembuatan kue asal Sumatera Barat ini dibuat dengan cara dibakar dengan sabut kelapa.

Ternyata di Medan sendiri, Bika Padang ini sudah ada puluhan tahun lamanya.

Salahsatu pedagang Bika Padang yang masih eksis saat ini adalah Ilham. Pria 23 tahun ini mengaku menjajakan warisan usaha orangtua setelah sang Ibu memutuskan istirahat dan membantu di dapur.

"Jadi ini usaha orangtua dari sejak saya kecil sampai sekarang. Saya kira sekira 22 tahun ya kami berjualan di sini. Jadi saya sekarang yang dagang gantikan ibu. Ibu saya buat adonannya saja," ujarnya di warung kecilnya yang terletak di Jalan Amaliun, Medan.

Dijelaskan Ilham, panganan yang ia dagangkan ini cukup laris saat bulan Ramadan tiba. Ia menduga karena lingkungan sekitar yang mayoritas beretnis Minang, barangkali rindu dengan makanan khas yang cukup langka di Medan tersebut.


"Lumayan juga, tapi kadang-kadang ada juga sisanya. Saya gak tahu berapa yang laku ya. Tapi pembeli masih banyak saja," ujarnya seraya tersenyum kepada Tribun Medan, Rabu (8/5/2019).

Diuraikan Ilham, komposisi Bika Padang ini terdiri dari tepung beras, tape singkong, gula pasir, kelapa parut, santan dan sedikit Pengembang.

Posting Komentar

0 Komentar