
BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO
Meski menang dengan skor 2-1, tim lawan yang diperkuat pemain Kostrad asal Sumatera Utara itu benar-benar memberi tekanan kepada tim asuhan Abdurahman Gurning.
Tekanan yang didapat Legimin dan kawan-kawan dalam uji coba tersebut memang cukup kuat. Pasalnya Laskar FC diperkuat pemain-pemain putra daerah yang sudah merasakan pentas Liga 1 dan Liga 2, bahkan beberapa di antaranya pernah bermain di PSMS.
Namun Gurning justru senang timnya mendapat tekanan. Timnya bisa teruji, sehingga bisa mengetahui titik kelemahan skuatnya sebelum pertandingan sesungguhnya.
"Secara keseluruhan uji coba kemarin itulah yang kami mau. Tekanan dari lawan ada dan main keras, karena di kompetisi nanti mungkin bakal lebih keras lagi. Jadi lini per lini bisa teruji, ada pressure juga," ujarnya, Kamis (30/5).
Dari hasil pantauannya, lini bawah diakui Gurning masih ceroboh. Keputusan pemain bawah, Andre Sitepu melakukan tekel terhadap Fiwi Dwipan berbuah hadiah penalti bagi lawan.
Hal tersebut seharusnya tidak terjadi karena akan fatal bila dilakulan di kotak penalti. Pelanggaran-pelanggaran itulah yang ditakutkan Gurning ketika pertandingan sesungguhnya dimulai.
"Sudah saya ingatkan dalam briefing, tapi terjadi juga. Kecewanya di situ karena kena penalti. Berulang kali terjadi, lawan Tim Pra PON pekan lalu juga. Seharusnya dia hanya tempel, ikuti saja apalagi itu di samping. Jadi cukup bayangi saja, tidak harus sekali," pungkasnya.
Selanjutnya PSMS akan melakoni laga uji coba terakhirnya sebelum memasuki libur Hari Raya Idul Fitri Jumat (31/5) hari ini bersua Sinar Belawan di Kebun Bunga.(*)




0 Komentar