
Medankoran Ramadan 1440 Hijriyah memiliki kesan sendiri terhadap umat Islam, tak terkecuali bagi Sekda Wiriya Alrahman.
BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO
"Gak ada persiapan khusus ya. Sebelumnya setiap Senin-Kamis pun saya mau juga puasa, jadi jangan dijadikan sesuatu yang berat lah," katanya.
Setiap Ramadan sebelumnya, Wiriya bercerita hanya makan secukupnya, perbanyak minum air dan mengonsumsi kurma.
"Itu saja yang saya lakukan. Makan-makanan seimbang. Jangan berlebih. Jadi saya minta para ASN juga jangan menjadikan Ramadan sebagai sesuatu hal yang berat sehingga pelayanan masyarakat terganggu. Cukupi gizi seimbang dengan tubuh kita," katanya.
Apalagi ditambahkan Wiriya, ia meminta ASN di Bulan Ramadan ini jangan hanya mengejar dunia. Namun tanggung jawab akhirat seorang muslim turut pula ditunaikan.
Hal tersebut dikarenakan pada Bulan Ramadhan setiap amalan akan dilipatgandakan.
"Jangan terus malas-malasan pulang kerja. Sore sampai malam ikut ibadah ke Masjid, tarawih dan baca Alquran ikut tadarus. Dikejar juga dunia itu," tukasnya.
Selain itu, Ia menambahkan bahwa setiap ASN tidak diperkenankan mengurangi kualitas berdinas. Jika masih melanggar, Pemko akan melakukan tindakan tegas berupa pemotongan gaji jika memanfaatkan bukan Ramadhan sebagai alasan untuk bermalas-malasan.
Kita potong gajinya sesuai peraturan yang berlaku. Ada berapa persen nanti itu kita potong kalau telat-telat datang," tukasnya mantan Bappeda, meski tak menyebutkan persentase pemotongan gaji.
Diceritakan Sekda Wiriya, dirinya tak punya tips khusus menjaga kesehatan pada Bulan Ramadhan. Katanya, sebelum Ramadhan dirinya beberapa kali sering menjalankan puasa Sunnah Senin - Kamis.
"Gak ada persiapan khusus ya. Sebelumnya setiap Senin-Kamis pun saya mau juga puasa, jadi jangan dijadikan sesuatu yang berat lah," katanya.
Setiap Ramadan sebelumnya, Wiriya bercerita hanya makan secukupnya, perbanyak minum air dan mengonsumsi kurma.
"Itu saja yang saya lakukan. Makan-makanan seimbang. Jangan berlebih. Jadi saya minta para ASN juga jangan menjadikan Ramadan sebagai sesuatu hal yang berat sehingga pelayanan masyarakat terganggu. Cukupi gizi seimbang dengan tubuh kita," katanya.
Apalagi ditambahkan Wiriya, ia meminta ASN di Bulan Ramadan ini jangan hanya mengejar dunia. Namun tanggung jawab akhirat seorang muslim turut pula ditunaikan.
Hal tersebut dikarenakan pada Bulan Ramadhan setiap amalan akan dilipatgandakan.
"Jangan terus malas-malasan pulang kerja. Sore sampai malam ikut ibadah ke Masjid, tarawih dan baca Alquran ikut tadarus. Dikejar juga dunia itu," tukasnya.
Selain itu, Ia menambahkan bahwa setiap ASN tidak diperkenankan mengurangi kualitas berdinas. Jika masih melanggar, Pemko akan melakukan tindakan tegas berupa pemotongan gaji jika memanfaatkan bukan Ramadhan sebagai alasan untuk bermalas-malasan.
Kita potong gajinya sesuai peraturan yang berlaku. Ada berapa persen nanti itu kita potong kalau telat-telat datang," tukasnya mantan Bappeda, meski tak menyebutkan persentase pemotongan gaji.




0 Komentar