Subscribe Us

Masjid Lama Gang Bengkok Miliki Arsitektur dari Empat Budaya

                                                           
                                       
MedanKoran Masjid Lama Gang Bengkok merupakan masjid tertua kedua yang dibangun di Kota Medan setelah Masjid Al Osmani yang berada di Medan Labuhan.

BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO

Terletak di Jalan Mesjid Kesawan, masjid tersebut memiliki beberapa keunikan seperti pada arsitekturnya yang mengadopsi empat budaya yaitu Tionghoa, Melayu, Persia dan juga Eropa.

"Budaya Tionghoa dapat terlihat pada bagian atas masjid yang bentuknya seperti ornamen-ornamen etnik Tionghoa dan bentuk bagian atap masjid yang melengkung mirip di kelenteng," ujar Anggota Pengurus Masjid Lama Gang Bengkok, Nasrun Tanjung kepada Tribun, Jumat (17/5/2019).

Ia menjelaskan, kemudian yang menunjukkan ciri khas etnis Tionghoa juga terlihat pada tiang-tiang penyangga yang berada di dalam masjid tersebut.

"Tiang-tiang yang ada di masjid ini sepintas memang mirip seperti tiang yang ada di kelenteng dam ada empat tiang merupakan tiang yang dibuat oleh Tjong Afie yang bentuknya juga sama seperti yang ada di rumah Tjong Afie," jelasnya.

Pria yang juga imam Masjid Lama Gang Bengkok tersebut menerangkan budaya Melayu pada masjid tersebut bisa dilihat warna cat dan beberapa bagian yang memang ciri khas Melayu.


"Namun untuk keseluruhan arsitertur tersebut, memang budaya Melayu yang terlihat menonjol di Masjid Lama Gang Bengkok ini karena didominasi dengan warna-warna khas Melayu yaitu kuning dan hijau," jelasnya.

Ia mengungkapkan, sementara untuk Persia dan Eropa bisa terlihat dari bentuk bangunan baik di bagian luar maupun di bagian dalam.

Posting Komentar

0 Komentar