
BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO
Prajurit yang diterjunkan berasal dari berbagai satuan, di antaranya personel Kodim Langkat 02/03.
Selain itu, pasukan dari satuan elite Batalyon Raider TNI AD dan Batalyon Marinir TNI AL, juga dikerahkan ke Kecamatan Hinai untuk menangani kerusuhan tersebut.
Hingga Kamis (16/5/2019) malam, personel TNI tersebut masih dalam status siaga satu di sekitaran Lapas Narkotika Langkat.
Amatan tribunmedan.com, prajurit TNI bersenjata lengkap tersebut berkumpul di semak-semak rerumputan sejak waktu berbuka puasa.
Seorang anggota Marinir mengatakan, sebanyak 70 personel dari satuan elite TNI yang memiliki ciri khas baret ungu itu diturunkan dengan senjata lengkap. Sedangkan dari Batalyon Raider berjumlah 120 personel.
Sejumlah TNI terlihat berjaga dengan patroli keliling lokasi lapas. Sebagian lainnya standby di gerbang dan pintu lapas yang sudah rusak dan bolong.
Dandim 02/03 Langkat, Syamsul Alam, menjelaskan pihaknya sempat diminta ribuan napi untuk bernegosiasi terkait protes dan tuntutan. Namun, poin-poin tuntutan itu disampaikan para napi kepada pihak Kemenkumham yang melakukan pertemuan secara tertutup.
"Tuntutan para napi tadi disampaikan kepada pihak Kemenkumham. Hingga saat ini tadi TNI dimintai bantuan. Jadi, untuk pengamanan akan berkoordinasi dengan Kapolda Sumut dan Kapolres Langkat," kata Dandim.




0 Komentar