
MedanKoran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut berencana mempelatdakan secara penuh para atlet yang berhasil meraih tiket lolos kualifikasi untuk berlaga di PON Papua tahun 2020.
BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO
"Kita sekarang masih Pelatda berjalan. Nanti Pelatda PON harus lolos PON dulu. Per 1 Januari 2020 kita jalan Pelatda PON," ujarnya kepada Tribun Medan, Kamis (30/5).
John Lubis menjelaskan, pihaknya akan mengupayakan agar pemerintah bersedia membiayai program pelatda PON yang juga menjadi persiapan Sumut dalam menyongsong kompetisi olahraga terbesar di Indonesia tersebut.
Jika pemerintah menyetujui, sambungnya, maka seluruh atlet yang lolos nantinya akan ditempatkan dalam asrama agar bisa fokus dilakukan pelatihan dan pembinaan jelang menghadapi PON Papua. Penempatan di asrama tersebut bisa dilakukan per cabang olahraga agar latihan dan persiapan bisa maksimal.
"Kita akan minta pada pemerintah. Kalau disetujui pelatda penuh, berarti semua diasramakan," harapnya.
Lebih lanjut kata John, untuk menjalankan program Pemusatan Pelatihan Daerah (pelatda) secara penuh, akan membutuhkan dana yang sangat besar.
Dia mencontohkan, untuk akomodasi dan konsumsi para atlet saja per orangnya bisa mencapai Rp 12 juta per bulannya. Ini belum termasuk lagi uang saku para atlet tersebut. Karena itu, pihaknya tetap membutuhkan dukungan dana dari pemerintah.
"Memang itu butuh biaya yang sangat besar. Sangat-sangat besar. Tapi kita lolos kan gak banyak mungkin, sebab target kan 275 atlet. Kalau 200 orang saja per bila sudah berapa itu dikali Rp 12 juta sudah Rp 2,4 miliar satu bulan hanya untuk akomodasi dan konsumsi," terangnya.
Masih kata John, pihaknya akan mencoba menjalankan Pelatda penuh nantinya. Apalagi pada PON mendatang, Sumut juga akan merancang target. Dia pun berharap pemerintah dapat memenuhi seluruh kebutuhan dalam program pelatda PON tersebut.
Ya kita akan coba, mudah-mudahan pemerintah dapat mengakomodir nya. Karena kalau sudah pelatda PON perlakuan kita harus khusus pada mereka (para atlet)," katanya.(*)




0 Komentar