
BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO
Pengumuman KPU menuai reaksi beragam. Para pendukung tentu saja girang. Sementara suporter lawan yang tak senang menggelar aksi jalanan di depan Gedung Bawaslu di Jalan MH Thamrin.
Bawaslu sebelumnya menolak laporan dugaan tindak pidana terstrukur masif dan sistematis dalam Pilpres 2019, yang dilayangkan kubu 02, pasangan Prabowo-Sandiaga. Alasannya, pemohon hanya menyertakan print out berita media online sebagai bukti.
Tak ada jalan lain, Prabowo-Sandiaga akhirnya mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Sementara itu, aksi yang terjadi pada 21 dan 22 Mei diwarnai kericuhan. Massa terlibat bentrok dengan aparat di depan Bawaslu, juga di Slipi, memicu korban luka juga korban jiwa.
Di sisi lain, sejumlah pemimpin dunia mengucapkan selamat atas kemenangan Jokowi dalam Pilpres 2019.
Perdana Menteri India Narendra Modi jadi yang pertama.
Dalam sebuah unggahan di Twitter, PM Modi mengatakan, "Selamat kepada @jokowi atas kembali terpilihnya Anda! Sebagai dua negara demokrasi terbesar dunia, kita merasa bangga atas kesuksesan perayaan demokrasi. Kami mengharapkan Anda dan warga Indonesia meraih kesuksesan di bawah kepemimpinan Anda yang dinamis."
"Saat bangsa kita merayakan tujuh dekade hubungan diplomatik, saya ingin bekerjasama erat dengan Anda untuk memperdalam hubungan bilateral Kemitraan Strategis Komprehensif," lanjut Modi.
Tak ketinggalan, pemimpin Australia juga mengucapkan selamat. Pria yang baru terpilih kembali lewat pemilu akhir pekan lalu, menyebut Indonesia sebagai "salah satu negara yang memiliki hubungan strategis dan paling penting bagi Australia."
Ditambahkannya, betapa Australia "ingin memperdalam hubungan antara Australia dan Indonesia pada seluruh kepentingan bersama."
Negeri Jiran juga tak ketinggalan. PM Malaysia Mahathir Mohamad mengunggahnya melalui akun Twitter.
Tahniah kepada Bapak @Jokowi atas kemenangan secara resmi sebagai Presiden Republik Indonesia. Saya berharap kerja sama antara dua negara akan semakin erat selepas ini," cuitnya di Twitter @chedetofficial.
Ucapan selamat juga disampaikan PM Singapura Lee Hsien Loong, atas terpilihnya kembali Jokowi untuk masa jabatan kedua 2019-2024.
"Selamat dari saya atas terpilihnya kembali Anda sebagai Presiden Republik Indonesia! Mandat kuat yang Anda terima mencerminkan kepercayaan yang telah ditunjukkan oleh orang Indonesia dalam kepemimpinan berkelanjutan Anda, dan visi Anda untuk mengangkat kehidupan semua orang Indonesia."
"Selama masa jabatan pertama Anda, hubungan Singapura-Indonesia dibuat kemajuan yang signifikan. Kami bersama-sama meluncurkan Taman Industri Kendal pada tahun 2016, dan memperingati 50 tahun hubungan bilateral ("RISING 50") pada 2017."
"Kami bekerja sama erat di banyak bidang, termasuk perdagangan dan investasi, digital ekonomi, peningkatan keterampilan, pariwisata, dan pertahanan dan keamanan. Hubungan kita dalam kondisi sangat baik."
"Saya berharap dapat bekerjasama dengan Anda untuk membangun apa yang telah kita capai dan untuk mencari peluang baru untuk kerja sama manfaat rakyat kita," lanjut sang PM Singapura.
"Ho Ching (Istri Lee) dan saya berharap Anda dan lbu Iriana terus sehat dan sukses. Saya berharap dapat melihat Anda di KTT ASEAN di Bangkok bulan berikutnya."
Sedangkan Presiden Singapura Halimah Yacob mengatakan, "Kemenangan yang meyakinkan adalah bukti kepercayaan dan keyakinan rakyat Indonesia atas kepemimpinan Anda."
Halimah menggarisbawahi keyakinannya bahwa landasan kuat yang dibangun Jokowi pada masa jabatan pertama akan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua orang Indonesia. Secara khusus ia menyoroti hubungan Singapura dan Indonesia yang sangat baik, yang dibangun atas dasar saling menghormati dan kerja sama.
Ia mengakhiri surat itu dengan mengatakan "Saya yakin, hubungan kedua negara akan terus menguat di tahun-tahun mendatang."
Mendengar kabar kemenangan kandidat petahana, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe juga memberikan ucapan selamat kepada Jokowi dan Ma'ruf Amin.
"... Perdana Menteri Jepang telah mengirimkan pesan ucapan selamat kepada Y.M. Bapak Ir. H Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia," demikian bunyi pernyataan melalui Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, yang diterima oleh Liputan6.com.
"Perdana Menteri Abe juga menyampaikan harapan beliau untuk bekerja sama dengan Presiden Joko Widodo guna memperkokoh hubungan antara kedua negara," tutup keterangan itu.
Kamis 23 Mei 2019, sekitar 10 menit mulai pukul 14.30 WIB, PM Abe bahkan mengadakan pembicaraan langsung lewat telepon dengan Jokowi. Dalam percakapan tersebut, turut hadir pula sejumlah politikus dari Negeri Sakura, antara lain Wakil Kepala Sekretaris Kabinet Kotaro Nogami, anggota DPR dalam Diet (legislatif nasional) Yasutoshi Nishimura, serta sejumlah pejabat lainnya.
"Shinzo Abe menyampaikan ucapan selamat dari lubuk hati yang paling dalam atas terpilihnya kembali Presiden Joko Widodo dengan kemenangan yang gemilang," demikian menurut bunyi keterangan tertulis dari Kedutaan Besar Jepang di Jakarta pada Rabu, 22 Mei 2019.
Dalam kesempatan itu, Abe menyampaikan rasa senangnya bisa melanjutkan kerja sama dengan Jokowi. Seraya menyebut bahwa Indonesia merupakan mitra yang sangat penting bagi Jepang -- karena kedua negara ini telah berbagi nilai-nilai universal seperti kebebasan, demokrasi, hak asasi manusia dan supremasi hukum.
Shinzo Abe juga menyampaikan kegembiraan atas peresmian MRT Jakarta pada Maret tahun ini, sebagai lambang persahabatan antara Indonesia dan Jepang di bidang infrastruktur.
"Beliau (Abe) pun meyampaikan harapannya untuk memperkokoh hubungan kedua negara, berdasarkan laporan dari 'Project 2045' yang disusun oleh para pakar kedua negara," lanjut keterangan tersebut.




0 Komentar