
Medankoran Akibat dari erupsi Gunung Sinabung yang terjadi pada Selasa (7/5/2019) kemarin, sedikitnya lima kecamatan terkena dampak akibat deburan abu vulkanik yang dikeluarkan oleh Gunung Sinabung.
BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO
Yaitu Kecamatan Namanteran, Simpangempat, Merdeka, Berastagi, dan Kabanjahe. Dari kelima daerah tersebut, Kecamatan Simpangempat menjadi salah satu kawasan yang terparah.
Dampak paparan erupsi ini, menyisakan cerita tersendiri bagi masyarakat. Khususnya, para petani yang lahan pertaniannya terpapar abu vulkanik.
Mereka mengaku khawatir, jika tanamannya terlalu lama terpapar abu maka ditakutkan akan rusak.
Salah seorang petani dari Desa Kuta Tengah Renita bru Karo, mengungkapkan akibat dari erupsi ini dirinya mengaku khawatir akan berdampak buruk bagi tanamannya.
Dirinya menyebutkan, dari tiga tanaman yang ada di lahan pertaniannya, seluruhnya terpapar abu vulkanik.
"Kalau kena abu gini terus, bisa-bisa matilah cabai ini, kalau mati balik modalpun enggak bisa," ujar Renita, Rabu (8/5/2019).
Renita mengatakan, untuk bisa menghilangkan debu dari tanaman secara maksimal harus terkena siraman air.
Dirinya mengaku, jika harus melakukan penyiraman secara manual maka akan memakan waktu dan tenaga lebih. Untuk itu, dirinya berharap agar hujan segera turun untuk menyiram lahan pertaniannya.
"Kalau nanti malam hujan bisalah ini hilang abunya, tapi kalau enggak hujan juga paling digoyang-goyang aja pohonnya supaya jatuh abunya," ucapnya.
Petani lainnya Geget Ginting, mengatakan untuk tanaman kopinya memang sedikit lebih tahan akan deburan abu. Namun begitu, dirinya juga mengaku khawatir jika kualitas dan hasil panen kopi dari kebunnya akan berkurang.




0 Komentar