
BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO
Katim Sidik Pelanggaran Dugaan Makar Satreskrim Polrestabes Medan AKP Rafles Marpaung mengatakan saat aksi unjuk rasa GNKR di DPRD Sumut ambulans diketahui membawa bambu runcing.
"Ambulans itu diduga milik salah satu Masjid di Kecamatan Marelan. Ada yang mempersiapkan bambu runcing, di Mobil Ambulan yang diparkirkan di seputaran DPRD Sumut,” kata Rafles, Jumat (31/5/2019) siang.
Rafles menambahkan bahwa bambu itu diduga akan digunakan saat kericuhan terjadi.
“Bambu itu diperuncing dalam keadaan baru. Yang diduga akan dibagikan saat kerusuhan,” ujar Rafles.
Saat unjuk rasa, sempat terjadi kericuhan saat malam hari. Massa yang tersulut emosi merusak security barrier (kawat berduri) dan melakukan pelemparan ke arah DPRD Sumut.
Akibat aksi lemparan itu, personel Provost Polda Sumut AKBP Triadi terluka di bagian lengan.
Dalam aksi unjukrasa itu, Rabualam diduga sengaja memprovokasi massa untuk berbuat ricuh. Hingga akhirnya polisi meringkus Pimpinan GNKR Sumut Rabualam Syahputra. Karena dianggap melakukan pidana makar dan penghasutan.
Polisi juga mengungkap, ada unsur kesengajaan untuk membuat kericuhan saat unjuk rasa di DPRD Sumut. Dari handphone yang diamankan dari tersangka, ada bahasa itu memang sudah direncanakan.




0 Komentar