Subscribe Us

Ramadan dan Jelang Idul Fitri, Pertamina Siapkan SPBU Kantong dan Dua SPBU Modular


                                                       


MedanKoran  tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas Rafi) Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I mulai siaga menyiapkan kebutuhan BBM, elpiji dan avtur.

BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO


Satgas memprediksi kenaikan kebutuhan BBM dan elpiji. Sementara untuk avtur masih terdampak penurunan jumlah penerbangan.

General Manager (GM) PT Pertamina MOR I, Agustinus Santanu Basuki menjelaskan persiapan yang dilakukan Satgas Rafi. "Kami memprediksi kenaikan kebutuhan bahan bakar minyak di Sumatera Utara (Sumut) sebesar 12 persen. Sementara kebutuhan bahan bakar diesel diprediksi turun dua persen, dampak pembatasan operasional kendaraan industri," kata Agustinus didampingi Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo.

Agustinus mengatakan di kategori BBM berkualitas, Pertamax Turbo diprediksi mengalami persentase peningkatan tertinggi 28 persen. Diikuti Pertalite dan Pertamax sebesar masing-masing 11 persen. Sedangkan Premium diperkirakan meningkat 12 persen. Atau sebesar hampir 1.400 Kilo Liter (KL) per hari.

Untuk kategori bahan bakar diesel, konsumsi biosolar diestimasi turun 1 persen. Kendati demikian, Pertamina Dex justru meningkat 82 persen.

Selain itu kata Agustinus, guna mengantisipasi peningkatan konsumsi BBM, maka Pertamina menyiapkan SPBU kantong di delapan lokasi. Lima diantaranya di Sumut yaitu di SPBU 14224307 Kab. Tapanuli Utara, SPBU 14222308 Kab. Humbang Hasundutan, SPBU 14227312 Kodya Padang Sidempuan, SPBU 14221286 Kab. Karo, dan SPBU 14211214 Kab. Simalungun.

"Jadi kita sudah siapkan kantong di Jalan Tol yang menuju Kota Medan.
Kami juga menyiagakan dua SPBU Modular di jalur tol Medan - Tebing tinggi. Jalan tol di Km 67 A dan B sisi kanan kiri akan ada rest area, kemungkinan akan dibuka H-10 tapi kita sudah siapkan walaupun bentuknya masih Modular, belum SPBU reguler. Tapi kita siapkan juga di situ sebagai kantong juga," ujarnya.

Di sisi elpiji, kata Agustinus, Satgas Rafi mengestimasi penambahan konsumsi elpiji 3 kg subsidi sebesar sembilan persen. Atau setara dengan hampir 416.500 tabung per hari untuk Sumut. Penambahan konsumsi pun diperkirakan terjadi pada epiji non subsidi seperti Bright Gas. Konsumsinya diestimasi sebesar 24.000 tabung per hari atau meningkat 10 persen dari konsumsi normal.

Depot, agen dan pangkalan elpiji akan tetap melayani konsumen meski di hari libur. Disamping itu, disiapkan cadangan pasokan dan operasi pasar jika diperlukan.

Adapun untuk kebutuhan avtur, diperkirakan terjadi peningkatan konsumsi sebesar lima persen pada H-4 hingga H-2 lebaran. Pada saat arus balik di H+2 sampai H+3 lebaran, diprediksi peningkatan sebesar tujuh persen.


Posting Komentar

0 Komentar