Meski begitu, 15 domba ini sudah terdaftar menjadi murid sekolah dasar di Prancis.

MedanKoran Baru-baru ini, sekolah bernama Jules Ferry mendapatkan 15 siswa baru dan seluruhnya merupakan domba.
BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO
Keputusan diambil bukan karena keyakinan bahwa hewan satu ini memiliki potensi untuk belajar, tapi untuk menyelamatkan sekolah yang terancam ditutup, setelah pemerintah Prancis menetapkan peraturan kuota jumlah siswa yang diperlukan sebuah sekolah.
Saat ini, sekolah yang terletak di desa Crêts-en-Belledonne ini mengalami penurunan siswa dari 266 menjadi 261.
Karenanya, pihak berwenang setempat mengumumkan rencana untuk menutup salah satu dari 11 kelasnya.
Mendengar kabar tersebut, seorang petani memutuskan untuk membantu membantu sekolah.
Menurut sebuah laporan di The Local, gembala itu datang bersama anjingnya ke sekolah pada Selasa (7/5/2019) lalu. Ia juga membawa sekitar 50 domba di belakangnya.
Ia datang untuk mendaftarkan domba-domba itu untuk bersekolah di sana. Namun, dari 50 ekor, hanya sebanyak 15 ekor domba yang berhasil terdaftar, setelah menunjukkan akta kelahiran mereka.
Kehadiran mereka disambut langsung oleh sekitar 200 murid, guru dan orangtua yang saat itu sedang berada di sekolah, dalam sebuah upacara khusus.
Anak-anak di acara tersebut terlihat senang dengan kehadiran domba itu. Dan memegang papan bertuliskan, “Kami bukan domba”.
Aksi ini mendapat dukungan langsung dari Walikota Jean-Louis Maret dan mengecam peraturan penerapan kuota siswa yang membuat sekolah terancam ditutup




0 Komentar