Dua sekawan Arif Suteja alias dan Dhani Armansyah alias Herman–warga Mutiara Kisaran, ditikam pria berinsial ND, juga warga Kisaran, Kamis (15/8/2019) dinihari sekira pukul 03.00 Wib Akibat kejadian tersebut Arif mengalami luka tikam di dada sebelah kanan dan saat ini dirawat di RSUD Kisaran.
Sementara Dhani Armansyah mengalami luka sayat di pundak dan betis. Ditemui di RSUD Kisaran, Kamis (15/8/2019), Arif mengatakan bahwa luka tikam yang dialaminya ternyata mengenai tulang. “Ditikam pakek pisau aku bang. Kawan ku si Herman luka juga. Tapi dia gak rawat inap. Dalam juga kenaknya bang.
Kata dokter kena tulang. Ini aku disuruh puasa, mau operasi,” bebernya. Pertikaian itu berawal lebih kurang sebulan lalu. Saat itu ND–yang disebut selalu mengaku sebagai personel BNNK Asahan–mencari seorang keluarga Arif bernama Bobi.
“Kira-kira sebulan lalu, pas aku di warung sama kawan-kawan ku, si ND datang, ngaku orang BNN. Gitu turun dari kreta, dilemparnya gari ke meja. Trus nanyak di mana Bang Bobi, sambil maki-maki Bang Bobi. Waktu itu, aku sama kawan ku diam aja. Karena selama ini, kami tau dia ngaku orang BNN.
Besoknya baru ku lapor sama Bang Bobi, tapi Bang Bobi bilang gak ada masalah dia sama si ND,” ungkap Arif. Kamis (15/8/2019) dinihari, Arif yang saat itu bersama Herman melihat ND melintas kembali di dekat warung tuak tempat mereka biasa mangkal. Arif kemudian mempertanyakan kepada ND, mengapa sebulan lalu pria mencari sembari memaki-maki seorang keluarganya, bernama Bobi.
“Waktu ku tanya gitu, dia malah nantang duel,” kata Arif. Mendengar tantangan itu, Herman tiba-tiba bangkit dan langsung memukul wajah ND. Melihat itu, Arif sendiri menjambak rambut MD dan menyuruhnya turun dari sepedamotor.
Alhasil, terjadi duel 2 lawan 1. Saat duel itulah, tiba-tiba ND menarik sebilah pisau yang diselipkan di pinggangnya dan langsung menikamkan kepada Arif dan Herman secara membabibuta. “Pas kami maen (berkelahi–red) dia ngambil pisau, trus nikam aku sama si Herman.
Gitu kami kena [tikam], langsung lari kami bang. Karena kami kalah gak bawa senjata,” aku Arip. Terpisah, Kapolsek Kota Kisaran Iptu Edy Siswoyo ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian penikaman tersebut. “Kita masih melakukan penyelidikan dan memintai keterangan saksi. Pelaku saat ini masih dalam pencarian kita,” kata Edy, Kamis (15/8/2019) sore.
0 Komentar