Subscribe Us

Berniat Salat dan Makan Siang, Nasib TKW Indonesia Berakhir Tragis, Dirudapaksa dan Dibunuh dengan Kaus Kaki


MEDAN KORAN – Sebuah peristiwa memilukan menimpa seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia, Jamilah Mat Shaari (33). Perempuan yang bekerja di Malaysia tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tanpa busana pada Kamis, 17 Januari 2019 lalu.

Mayat Jamilah ditemukan di salah satu kamar apartemen di Tamar Universiti, Seri Kembangan, Malaysia pukul 5 sore waktu setempat. Melansir, Jamilah bekerja di Malaysia sebagai asisten rumah tangga paruh waktu.

Surindah Sadrum (34) adik ipar korban menduga bahwa Jamilah mengalami perampokan sebelum akhirnya nyawanya dihabisi. Dugaan tersebut muncul setelah CCTV di apartemen tempat tinggal Jamilah diperiksa oleh pihak berwenang.

Dikutip dari Astrowani, CCTV tersebut memperlihatkan Jamilah pulang ke kediamannya untuk makan siang dan menjalankan ibadah salat. "Namun, ketika salah satu kerabat kami yang tinggal bersama korban pulang dari kerja, rumah itu ditemukan telah digeledah, dan beberapa barang pribadi korban seperti ponsel, uang dan perhiasan hilang," ujar Suraidah.

Kepala Kepolisian wilayah Serdang, ACP Ismadi Borhan mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi tersebut pukul 7.45 malam waktu setempat. Dari hasil olah TKP, diketahui bahwa korban meninggal dunia karena dicekik dengan kaus kaki, dan tubuhnya ditemukan dengan kaus kaki yang masih terikat di leher.

Polisi juga menyebutkan bahwa korban juga diperkosa secara brutal sebelum akhirnya meregang nyawa. Kasus dugaan pembunuhan ini masih diselidiki oleh pihak kepolisian Malaysia.

Sementara itu, melansir dari China Press, barang-barang yang ditemukan hilang dari apartemen korban adalah dompet, uang tunai, tas tangan dan perhiasan. "Wanita malang itu pasti telah melalui beberapa kengerian,"

"Kami menyampaikan belasungkawa kami kepada keluarganya, dan mudah-mudahan, mereka tetap kuat selama masa sulit ini". "Di sisi lain, kami berharap pihak berwenang akan segera menangkap penjahat, dan membawa keadilan ke kematian Jamilah" ujar polisi.

Dikutip dari Astrowani, CCTV tersebut memperlihatkan Jamilah pulang ke kediamannya untuk makan siang dan menjalankan ibadah salat.

"Namun, ketika salah satu kerabat kami yang tinggal bersama korban pulang dari kerja, rumah itu ditemukan telah digeledah, dan beberapa barang pribadi korban seperti ponsel, uang dan perhiasan hilang," ujar Suraidah.

Kepala Kepolisian wilayah Serdang, ACP Ismadi Borhan mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi tersebut pukul 7.45 malam waktu setempat.

Dari hasil olah TKP, diketahui bahwa korban meninggal dunia karena dicekik dengan kaus kaki, dan tubuhnya ditemukan dengan kaus kaki yang masih terikat di leher. Polisi juga menyebutkan bahwa korban juga diperkosa secara brutal sebelum akhirnya meregang nyawa. Kasus dugaan pembunuhan ini masih diselidiki oleh pihak kepolisian Malaysia.

Sementara itu, melansir dari China Press, barang-barang yang ditemukan hilang dari apartemen korban adalah dompet, uang tunai, tas tangan dan perhiasan. Sementara itu, melansir dari China Press, barang-barang yang ditemukan hilang dari apartemen korban adalah dompet, uang tunai, tas tangan dan perhiasan.

"Wanita malang itu pasti telah melalui beberapa kengerian," "Kami menyampaikan belasungkawa kami kepada keluarganya, dan mudah-mudahan, mereka tetap kuat selama masa sulit ini". "Di sisi lain, kami berharap pihak berwenang akan segera menangkap penjahat, dan membawa keadilan ke kematian Jamilah" ujar polisi.

AGENADUQ | AGENBANDARQ | AGENCAPSUN | AGENDOMINO99 | AGENPOKERONLINE | AGENSAKONGONLINE | AGENBANDARPOKER | AGENBANDAR66

Posting Komentar

0 Komentar