Subscribe Us

Selalu Beraksi dengan Modus Tendang Motor, 3 Begal Remaja Ditangkap Polisi


MEDAN KORAN – Tiga remaja komplotan perampok sepedamotor (begal) diringkus personel Reskrim Polsek Medan Timur, Selasa (14/1/2020) sekira pukul 22.00 Wib. Ketiganya selalu beraksi dengan modus menendang sepedamotor calon korbannya dari belakang.

Ketiga remaja yang beralamat di Jalan Perwira II Medan itu, masing-masing berinisial MI (20), TG (16) dan MRP (17). Mereka ditangkap polisi polisi saat sedang berkumpul di sebuah rumah di Jalan Mabar, Gang Basri, Medan Deli.

Kapolsek Medan Timur, Kompol M Arifin mengatakan, para remaja ini sudah berulang kali melakukan aksi begal, maupun penjambretan di wilayah hukum Polrestabes Medan. Teranyar, aksi mereka adalah merampas sepedamotor milik seorang wanita bernama Marni (35) di Jalan Bilal, depan Gang Teratai, Keurahan Pulau Brayan Darat I, Medan Timur, pada Selasa (17/12/2019) sekira pukul 05.00 Wib.

Pagi itu, wanita yang tinggal di Jalan HM Said, Gang Juki, Kelurahan Gaharu, Medan Timur, sedang dalam perjalanan hendak belanja dengan melalui Jalan Sutomo dan Jalan Krakatau. “Sewaktu di Jalan Bilal, tepatnya di depan Gang Teratai, korban yang sedang mengendarai motor ditendang pelaku sehingga terjatuh dan tidak sadarkan diri,” jelas Arifin kepada wartawan, Rabu (15/1/2020) siang.

Seorang pengemudi Ojol dan warga yang kemudian melihat Marni tergeletak membawa wanita itu ke Rumah Sakit Umum Imelda untuk mendapatkan perawatan. “Korban mengalami retak pada bagian kepala dan luka lecet pada kaki, bahu serta mata kanan akibat terjatuh dari kenderaannya,” papar Arifin.

“Modus para begal ini dengan cara memepet dan memukul korban dari belakang, bahkan mengancam dengan sajam, kemudian membawa kabur motor serta harta berharga milik korban,” ungkap Arifin. Lanjut dijelaskan Arifin, setiap kali akan beraksi, para begal remaja ini terlebih dahulu mengkonsumsi sabu-sabu.

Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti 1 unit Honda Beat warna hitam merah, BK 4180 AHU, yang digunakan saat beraksi, berbagai jenis senjata tajam, kunci letter T, palu, tas milik korban serta sabu-sabu. Saat ini, polisi masih memburu anggota lainnya dari komplotan tersebut.

“Kita masih kejar reka-rekan mereka, karena pada saat beraksi diperkirakan berjumlah enam orang,” sambung Arifin. Berdasarkan pengakuan ketiga tersangka kepada polisi, mereka setidaknya sudah belasan kali beraksi di wilayah hukum Polrestabes Medan. “Pengakuan para tersangka, mereka telah melakukan aksi begal sebanyak belasan kali,” pungkasnya.

AGENADUQ | AGENBANDARQ | AGENCAPSUN | AGENDOMINO99 | AGENPOKERONLINE | AGENSAKONGONLINE | AGENBANDARPOKER | AGENBANDAR66

Posting Komentar

0 Komentar