Subscribe Us

Terjadi di Taput, 2 Bocah Abang Adik Dicabuli Remaja 16 Tahun

MEDAN KORAN – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Tapanuli Utara menahan seorang remaja berusia 16 tahun karena diduga telah melakukan pencabulan. 

Kapolres Taput AKBP Ronald FC Sipayung dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas Aiptu W Baringbing mengatakan, remaja berinisial RSS tersebut ditangkap karena diduga telah mencabuli sepasang abang adik yang masing-masing masih berusia 8 dan 5 tahun. 

“Pelaku diamankan dari kampungnya, Rabu (15/9/2021) kemarin. Pelaku inisial RSS juga masih di bawah umur usia 16 tahun. Kasus ini murni melibatkan anak. Kedua korban kakak beradik sama-sama di bawah umur,” jelas Baringbing. 

Polisi mengamankan RSS setelah menerima pengaduan dari orangtua korban. Setelah dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan, Unit PPA Polres Tapanuli Utara (Taput) mengamankan remaja tersebut dari kediamannya. 

“Penahanan tersangka dilakukan setelah UPPA menemukan bukti permulan yang cukup dan keterangan kedua korban atas laporan orangtuanya, yang dikuatkan dengan hasil Visum bahwa mereka menjadi korban pelecehan seksual,” jelasnya. Baringbing menjelaskan, perbuatan tersangka dilakukan pada Sabtu (11/9/2021). 

“Setelah mendapat laporan dan melakukan pemeriksaan, penyidik pembantu dari Unit PPA kemudian melakukan pemeriksaan terhadap terduga RSS di Polsek Muara, Rabu (15/9/2021),” urai Baringbing. Selanjutnya, polisi melakukan pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara terjadinya perbuatan pencabulan. 

“Dari hasil ini, penyidik menjadikan pelaku sebagai tersangka kemudian dilakukan penahanan untuk diperiksa lebih lanjut,” tandasnya. Terkait modus pelaku, lanjut Baringbing, saat ini polisi masih melakukan pendalaman. “Kedua korban, masing-masing bocah laki-laki berusia 8 tahun mengaku telah disodomi, sedangkan adiknya yang perempuan berusia 5 tahun telah terjadi persetubuhan,” pungkasnya.

.com/img/a/

BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO

Posting Komentar

0 Komentar